Categories Opini Tips & Panduan

Pet Personal Care di Indonesia: Tren, Data, dan Peluang Besar di Baliknya

Dalam beberapa tahun terakhir, industri pet care di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Fenomena ini tidak terjadi tanpa alasan—perubahan gaya hidup dan meningkatnya ikatan emosional antara pemilik dan hewan peliharaan menjadi pendorong utama.
Lalu, seberapa besar sebenarnya potensi pasar ini?

Kepemilikan Hewan Peliharaan Semakin Tinggi

Berdasarkan survei Rakuten Insight tahun 2025, sebanyak 72% masyarakat Indonesia memiliki hewan peliharaan. Angka ini menunjukkan bahwa keberadaan anabul bukan lagi sekadar hobi, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Hal ini juga membuka peluang besar bagi berbagai industri pendukung, termasuk sektor personal care untuk hewan.

Pengeluaran untuk Anabul Tidak Main-Main

Data dari Intage Group yang melakukan survei di beberapa negara, termasuk Indonesia, menunjukkan bahwa pemilik anjing dan kucing di Indonesia rata-rata menghabiskan sekitar Rp1,3–1,4 juta per bulan untuk hewan peliharaan mereka.

Menariknya, sebagian besar pengeluaran tersebut dialokasikan untuk biaya perawatan—termasuk produk personal care. Ini menunjukkan bahwa pemilik hewan kini tidak hanya fokus pada kebutuhan dasar, tetapi juga kualitas hidup hewan peliharaannya.

Tren Pet Humanization Mendorong Awareness

Fenomena pet humanization semakin kuat di Indonesia. Hewan peliharaan kini diperlakukan layaknya anggota keluarga, sehingga pemilik menjadi lebih selektif dalam memilih produk yang digunakan. Kesadaran ini berdampak langsung pada meningkatnya permintaan terhadap produk personal care yang: Aman, Berkualitas, Diformulasikan khusus untuk hewan.

Proyeksi Pasar yang Menjanjikan

Berdasarkan proyeksi riset pasar dari infobrand.id, nilai industri pet care nasional diperkirakan dapat mencapai USD 1,83 miliar pada tahun 2031. Angka ini menegaskan bahwa industri pet care, termasuk segmen personal care, memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar di masa depan.

Peluang Besar, Tapi Perlu Pendekatan yang Tepat
Pertumbuhan ini mendorong semakin banyaknya produk pet personal care di pasaran—mulai dari shampoo, sabun, hingga produk perawatan kulit khusus hewan. Namun, penting untuk dipahami bahwa:
Pet personal care bukan sekadar “versi lain” dari kosmetik manusia Dibutuhkan pemahaman mendalam terkait: Regulasi produk, Keamanan bahan, Karakteristik biologis hewan, Prinsip formulasi yang tepat, Tanpa pendekatan yang benar, risiko terhadap kesehatan hewan bisa meningkat.

Saatnya Masuk ke Industri Ini dengan Ilmu yang Tepat
Dengan potensi pasar yang besar dan kebutuhan yang semakin spesifik, memahami pet personal care secara ilmiah menjadi langkah penting—baik untuk formulators, brand owner, maupun praktisi industri. Jika kamu ingin mulai atau mengembangkan produk di bidang ini, pastikan kamu tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memahami dasar sains dan regulasinya.

Pelajari Pet Personal Care Science: From Regulation to Formulation DISINI

Source :

Kompas. (2025). Hewan peliharaan: Dari keluarga hingga peluang usaha. Diakses dari: https://www.kompas.id/artikel/hewan-peliharaan-dari-keluarga-hingga-peluang-usaha
GoodStats. (2025). Survei Intage: Orang Indonesia rata-rata habiskan Rp1,41 juta sebulan untuk anabul. Diakses dari: https://goodstats.id/article/survei-intage-orang-indonesia-rata-rata-habiskan-rp1-41-juta-sebulan-buat-si-anabul-nIh73
Infobrand. (2024). Pertumbuhan industri pet care di Indonesia: Peluang bisnis yang makin menjanjikan. Diakses dari: https://infoopportunity.infobrand.id/pertumbuhan-industri-pet-care-di-indonesia-peluang-bisnis-yang-makin-menjanjikan.phtml

Tulisan Kawan Praktisi lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan Rekomendasi